Deterjen Forti. Powered by Blogger.
RSS
Container Icon

Popular Posts

Showing posts with label joko susilo. Show all posts
Showing posts with label joko susilo. Show all posts

CARI KERJA VS WIRA USAHA

Megitu bunyi iklan di Televisi ketika seorang remaja mau melamar gadis pujaan untuk dinikahinya. Iklan memang enak didengar, mudah di cerna, tetapi kadang tidak mudah untuk di jalankan, dan butuh perjuangan berat, pantang menyerah agar bisa mencapai suatu kesuksesan.
Wira Usaha Sukses
Wira Usaha Sukses
Berikut adalah beberapa hal sederhana, tip dan trik, dari pengalaman saya selama beberapa tahun agar proses menjadi seorang wira usaha, pengusaha, atau entrepreneur. Proses yang saya ajarkan sangat sederhana, murah modalnya, dan mudah menjalankannya akan tetapi hasilnya mak nyus.
Apa lulus sekolah SMA, SMK, atau lulus Kuliah bisa langsung menjadi wirausaha?
Bisa saja, terutama jika orang tua, saudara, teman dekat sudah menjadi wirausaha dan kita tinggal melanjutkannya. Tetapi yang sering kita jumpai adalah teman disekitar kita semua pengangguran, atau semua jadi karyawan atau pegawai negeri. Tentu keinginan menjadi wirausaha selepas lulus sekolah menjadi tidak mudah, dan bahkan hampir dipastikan mengalamai kegagalan, bangkrut dan stress.
Terus bagaimana donk memulai wirausaha yang paling aman?
Nah satu tip berikut akan menjadikan kita melalui proses yang sulit, lama dan memusingkan kepala menjadi mudah, aman, serta mulus. Salah satu cara (karena banyak cara yang lain) adalah dengan ikut orang lain atau bekerja pada orang lain yang sudah sukses, sesuai bidang usaha yang diminati.
Bagaimana jika perusahaan / orang lain tidak menerima kita?
Nah disini harus punya trik, cara yang harus diperhatikan yaitu:
1. Carilah perusahaan / usaha dari teman, saudara,
2. Cari perusahaan kecil, UKM, yang tidak terlalu memerlukan keahlian tinggi.
3. Cobalah memulai dari pekerjaan yang paling remeh, bahkan kalau perlu mulai dari pembantu, pekerja kasar.
4. Terimalah berapapun gaji yang diberikan, tentu saja terimalah pekerjaan apa saja yang ditugaskan.
5. Jika memungkinkan tidurlah di kantor / perusahaan, agar banyak waktu untuk belajar dan menyerap ilmu di perusahaan, selain untuk kos gratis.
Kapan pintarnya kalau hanya jadi pekerja kasar?
Ingat anda disini bukan untuk menjadi karyawan tetap, tetapi belajar bisnis / belajar menjadi pengusaha.  Tentu tip berikut ini harus menjadi perhatian:
1. Bekerjalah dengan sebaik mungkin, jujur dan menyenangkan juragan / bos / atasan.
2. Selesaikan lebih cepat dari target yang diberikan.
3. Isilah waktu luang dengan belajar, mulai dari pekerjaan yang dalam jangkauan kita.
4. Berprinsiplah hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, malu bertanya sesat di jalan,
5. Carilah sisi usaha / bidang usaha yang sesuai dengan bakat dan keinginan anda. Kalau tidak ada lakukan apa saja sampai anda menemukan yang bisa membuat anda bisa maksimal.
Berapa lama saya harus menjadi karyawan?
Lebih lama lebih baik, tetapi pengalaman jangan lebih dari 5 tahun. Sebab kalau terlalu lama semakin anda tidak berani memulai usaha sendiri. Karena kadang menjadi karyawan itu enak, terutama yang semua fasilitas diberikan, seperti Gaji cukup, tunjangan cukup dan lingkungan menyenangkan.
Apa perlu sekolah / Pelatihan  / Kurus / Kewirausahaan?
Kalau pertanyaan apa perlu, maka jawabnya perlu. Saat ini banyak pelatihan / workshop / kursus / sekolah kewirausahaan. Baik di selenggarakan oleh swasta, perusahaan, kampus, ataupun pemerintah. Coba cari tahu (baik di koran, kampus, maupun di internet), pilihlah yang sesuai. Ikuti beberapa pelatihan yang dianggap sesuai. Coba pro aktif untuk mendapatkan informasi yang maksimal.
Bahkan jika anda beruntung banyak pihak perusahaan, atau dari departemen pemerintah yang menyediakan dana / modal untuk memulai usaha.

Kapan saaat yang tepat mulai Mandiri dan menjadi Wirausaha?
Ketika semua persiapan sudah lengkap seperti :
1. Niat sudah bulat,
2. Mental sudah siap yaitu mental untuk gagal dan berhasil, dan pantang menyerah.
3. Materi / modal sudah terkumpul, nilainya relatif, jika anda memulai usaha yang pada modal (seperti membuat pabrik),
4. Dukungan sudah ada, terutama orang terdekat (orang tua, teman dekat, anak, istri)
5. Kondisi / timing sudah memungkinkan dan tepat yang tentu dipengaruhi oleh daerah, lokasi, atau wilayah.
 Bagaimana kalau gagal?
Hilangkan pikiran / perasaan gagal, secara berlebihan. Gagal itu harus dijadikan bagian dari proses untuk menuju proses. Anggaplah awal usaha itu sama dengan ketika kita sekolah, kuliah, kita tidak selamanya dapat nilai A, tidak semua pelajaran lulus, tentu ada yang gagal.
Fokus pada bidang yang ditekuni, pantang menyerah, sampai anda bisa menemukan celang dan langkah yang  terbaik sehingga apa yang anda geluti dalam rangka menjadi wira usaha menemukan hasilnya. Tentu Sukses harus menjadi target, meskipun harus melalui tahapan tahapan kegagalan dan tahapan kesuksesan.
 Berikut adalah tip agar ketika gagal segera bangkit:
1. Selalu berfikir positip, bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang terntunda.
2. Kreatif dan Inovatif, agar apa yang kita tekuni memiliki nilai lebih, dari yang lain,
3. Memgikti forum forum diskusi bidang yang sesuai, baik di offline maupun di internet, Karena disana banyak orang yang mungkin bernasip seperti kita tapi sudah berhasil.
4. Sering mengikuti seminar motivasi,
5. Ke toko buku untuk mendapatkan buku yang sesuai dengan bidang usaha kita, maupun buku Motivasi.
6. Datang dan belajar pada orang yang sudah sukses, untuk melihat, mendengar dan menimba ilmu dari sumber yang berkompeten.

Kesimpulan:
Untuk menjadi wira usaha / interpreneur sukses memang tidak mudah, namun dengan kesungguhan melalu perjuangan yang sungguh sungguh, sabar, tulus ditambah rela berkorban baik waktu, tenaga, pikiran, dana untuk mencapai kesuksesan jangka panjang. Jalan menuju sukses adalah jalan panjang yang dimulai dari usaha keras yang sistematis, kreatif, inovatif, pro aktif, dan terus menerus (istiqomah). Tujuan akhir adalah keberhasilan dan kesuksesan yang memuaskan dan membanggakan baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Maaf jika tidak berkenan, salam sukses.
Original Copy by http://www.sumintar.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Cara Meningkatkan Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan Internet


Ada banyak usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia. Sampai tahun 2011, jumlahnya konon mencapai 52 juta UKM. Akan tetapi perkembangan UKM agar berkembang masih terhambat berbagai persoalan seperti modal, manajemen bisnis sampai strategi pemasaran.
Padahal, khususnya soal pemasaran, dengan memanfaatkan internet pelaku UKM bisa lebih meningkatkan pemasarannya. Lalu, bagaimana caranya meningkatkan usaha kecil menengah melalui internet?
Sebelum mengetahui cara meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) dengan internet, ada hal yang tak kalah pentingnya untuk dibahas yaitu mengenai strategi pengembangan UKM. Ini penting, sebab tanpa strategi yang tepat, usaha kecil menengah akan sulit berkembang.

Strategi Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM)

UKM sebaiknya harus segera menjalankan strategi berikut ini agar usahanya berkembang.
  • Segmentasi pasar. Dalam merancang suatu produk, UKM harus menjalankan segmentasi pasar. Cara ini yang juga dilakukan usaha-usaha besar dalam mempersiapkan produknya. Sebuah produk atau jasa, harus membidik pasar tertentu agar manfaat dari sebuah produk bisa maksimal dirasakan konsumen. Sebab, tiap market punya kebutuhan yang berbeda. Dengan melakukan segmentasi pasar, usaha kecil menengah bisa lebih mengoptimalkan setiap produk yang dikeluarkannya.
  • Menjadi pemimpin pasar. Ini mungkin sering dilupakan oleh usaha kecil menengah. Yang penting penjualan lancar, rasanya sudah cukup. Padahal, untuk melakukan lompatan yang lebih besar, UKM harus bekerja lebih keras agar bisa menjadi pemimpin pasar. Terlena dengan kenyamanan yang sudah dirasakan bisa menjadi blunder besar bagi sebuah usaha. Sebab situasi bisnis tidak berhenti berubah.
  • Kerjasama antar usaha kecil menengah. Melakukan kerjasama dengan sesama pelaku usaha kecil menengah perlu juga dilakukan agar bisa saling memperkuat usaha. Misalnya bisa dibuat paket promosi bersama yang bisa saling menguntungkan kedua UKM.

Cara Promosi Usaha Kecil Menengah (UKM) melalui Internet

Untuk meningkatkan penjualan, usaha kecil menengah (UKM) harus gencar melakukan promosi. Berikut cara promosi online yang bisa dilakukan oleh pelaku UKM.
  1. Web atau Situs. Memiliki situs atau web sendiri sudah menjadi keharusan bagi pelaku usaha kecil menengah (UKM) yang ingin maju. Dengan situs tersebut, UKM bisa mempromosikan produk-produk yang dimilikinya ke seluruh dunia.
    Baca juga artikel cara membuat website gratis.
  2. Blog. Punya blog mendatangkan manfaat besar bagi usaha kecil menengah. Sebab akan membuat promosi yang dilakukan lebih lincah.
  3. Sosial media. Peran social media makin penting bagi kehidupan masyarakat saat ini. Usaha kecil menengah tidak boleh ketinggalan berada di dalamnya untuk lebih mendekatkan diri dengan pasar. Pengelolaan social media yang tepat, seperti dengan menerapkan Facebook Marketing bisa meledakkan bisnis ukm.
  4. Offline-online. Menghubungkan antara kegiatan offline-online di usaha kecil menengah dapat mempercepat pertumbuhan UKM melebihi yang pernah dibayangkan. Silakan coba buktikan!
Bagaimana komentar anda mengenai cara meningkatkan usaha kecil menengah (UKM) ini?
Karena blog saya ini mengutamakan bisnis laundry, sebaiknya pembicaraan fokus ke UKM Laundry :-)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS